
Setelah membantu korban bencana banjir di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung minggu yang lalu, UKM Paramedis Siaga (PRAGA) STIKKU kembali terjun ke lokasi bencana tanah longsor di Desa Cigintung Kecamatan Malausma Majalengka. Kedatangan Tim Kesehatan STIKKU ini kebetulan bersamaan dengan peninjauan lokasi bencana oleh Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, sehingga sontak mendapat apresiasi yang sangat positif dari jajaran pemerintahan Kabupaten Majalengka atas kepedulian ini. UKM PRAGA STIKKU berangkat bersama Ambulance STIKKU untuk memberikan sedikit bantuan hasil penggalangan dana di kalangan sivitas akademika STIKKU dan juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan buat para pengungsi.

Kondisi terakhir dapat dilaporkan bahwa desa tersebut sudah tidak layak dihuni lagi oleh warga masyarakat sehingga perlu dipikirkan untuk dilakukan relokasi. Tampak jalan amblas yang menyebabkan terputusnya jalur darat ke arah Malausma sehingga sudah barang tentu membutuhkan dana yang sangat besar. Tampak hampir semua rumah retak dan ambruk karena pergerakan tanah yang juga kerap masih terjadi di desa tersebut sampai sekarang. Bencana ini sudah pasti merupakan bencana kemanusiaan karena penduduk sekitar harus rela dan mengikhlaskan diri untuk meninggalkan kampung kelahiran yang sekaligus merupakan kampung kebanggaan mereka. Jika dipaksakan untuk ditempati, bukan tidak mungkin akan terjadi pergerakan tanah lagi yang bisa jadi berisiko menimbulkan korban jiwa lebih banyak. Bencana kemanusiaan ini sudah pasti akan menimbulkan stres dalam derajat yang cukup tinggi di kalangan masyarakat sehingga perawat, bidan, dokter, dan tenaga kesehatan lainnya perlu berkolaborasi dalam mengantisipasi terjadinya Post Trauma Stress Disorder (PTSD) yang diderita oleh warga masyarakat yang kini terpaksa mengungsi ke desa tetangga atau ke tempat-tempat pengungsian.

Sebagai salah satu aktualisasi program kerja dan kegiatan pengabdian masyarakat, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PRAGA (Paramedis Siaga) STIKKU telah menerjunkan 1 (satu) Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu korban banjir di wilayah Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Baleendah Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu. Dengan dikoordinasikan oleh Ipang Abdul Waris dan Rohmatuloh (mahasiswa keperawatan Semester VIII dan IV), rombongan UKM PRAGA berangkat ke Dayeuhkolot dengan menempuh perjalanan yang sangat melelahkan 12 jam. Berangkat pukul 00.15 WIB dari kampus dan baru tiba di lokasi pengungsian jam 12.00 siang. Lamanya perjalanan disebabkan karena terjadinya kemacetan total jalur Tasik-Bandung di Rancaekek akibat banjir sehingga rombongan mengambil jalan alternatif ke Jalan Cijapati.
Rombongan tiba di lokasi pengungsian disambut oleh Camat Dayeuhkolot dan kemudian menyerahkan sejumlah bantuan hasil dari penggalian dana kepedulian sivitas akademika STIKKU seperti air mineral, makanan pendamping ASI, mie instan dan beberapa kebutuhan spesifik lainnya. Selain itu, PRAGA STIKKU juga mempraktikkan “Trauma Healing” dengan metode bermain dengan mengajak anak-anak usia sekolah yang ada di lokasi pengungsian untuk menggambar/melukis dan melakukan aneka permainan yang membuat anak-anak sejenak bisa melupakan penderitaannya akibat kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat banjir. Tak ketinggalan, orang tua nya pun ikut senang dan tertawa melihat polah anak-anaknya yang asyik bermain dipandu oleh kakak-kakak mereka dari Tim PRAGA STIKKU.

Sebagaimana diketahui bahwa kejadian bencana alam seperti banjir ini berpotensi mengakibatkan Post-Trauna Distress (PTD). PTD ini harus dapat diatasi dengan berbagai pendekatan terapi khususnya psikoterapi, salah satunya adalah terapi bermain terutama di kalangan anak-anak usia sekolah. Masa depan mereka perlu kita selamatkan dengan menjaga agar kondisi kejiwaan mereka tetap sehat, kondisi psikologis mereka tetap ceria sekalipun mereka sedang ditimpa bencana. Apa yang telah dilakukan oleh Tim PRAGA STIKKU, saya memberi aspresiasi yang setinggi-tingginya. Inilah saya kira salah satu output dan outcome dari proses pembelajaran berbasis kompetensi yang telah diterapkan di STIKKU. Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi berjalan secara optimal berkat interaksi akademik yang positif antara sivitas akademika STIKKU, baik dosen maupun mahasiswanya. Demikian diungkapkan Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy ketika diminta pendapatnya tentang kiprah UKM PRAGA STIKKU.


Bertempat di Aula Sangkan Resort Waterpark, hari ini Kamis 25 April 2013 STIKKU menyelenggarakan kegiatan Pelatikan dan Proses Angkat Sumpah untuk Ners Angkatan ke-2. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PPNI Jawa Barat, Mamat Lukman, S.Kp. S.KM. M.Si yang juga sebagai Koordinator AIPNI Regional Jabar dan Banten serta Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Unpad, Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan Prof. Dr. Hj. Dewi Laelatul Badriah, M.Kes. AIFO beserta Dewan Pembina Yayasan, Kabid Keperawatan RSUD Gunung Jati dan RSUD 45 Kuningan, Kabag Diklat RSUD Gunung Jati H.Ujeng, S.Kep. Ners. M.Kes. Ketua Komite Keperawatan RSUD Gunung Jati Dedy Achmad Sumaedi, S.Kep. Ners. M.Kep, para Clinical Instructor baik dari rumah sakit maupun dari Program Studi Profesi Ners STIKKU, jajaran pimpinan STIKKU dan undangan lainnya. Adapun jumlah Ners yang dilantik dan diangkat sumpahnya adalah 44 orang yang terdiri dari 12 orang mahasiswa Program A (reguler) dan 32 orang Program B (non reguler). Untuk yang Program B, 22 orang berasal dari RSUD 45 Kuningan 9 orang berasal dari RSUD Gunung Jati, dan 1 orang berasal dari RS Tiar Medika Cirebon.

“Angkat Sumpah tidak hanya merupakan sekedar seremonial belaka, namun merupakan momentum refleksi bagi para Ners baru untuk lebih menginternalisasi nilai-nilai profesi keperawatan itu sendiri sehingga berdampak pada perilaku care yang lebih baik dan pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas layanan keperawatan di rumah sakit ataupun di setting pelayanan lainnya”, demikian diungkapkan Ketua PPNI Jabar yang bertindak sebagai pengambil sumpah dalam acara ini. Dalam sambutannya, Kang Mamat yang juga sangat percaya bahwa STIKKU telah mampu memenuhi berbagai standar-standar penyelenggaraan pendidikan profesi Ners sehingga menjamin kualitas lulusannya (paling tidak) mampu berkompetisi di level nasional.

Lebih lanjut dalam sambutannya Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy juga menegaskan ”STIKKU akan tetap berkomitmen mewujudkan visinya untuk selalu menjadi yang terdepan dalam mutu. Salah satu buktinya adalah bahwa kini STIKKU sedang mengusulkan ke MTKI agar dapat dijadikan sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) lulusan Ners dengan investasi yang telah dilakukannya untuk membuat laboratorium yang khusus untuk digunakan sebagai Computer-Based Test Center. Kami sudah memiliki 50 unit komputer lengkap dengan meja yang khusus digunakan untuk CBT. Berdasarkan paparan MTKI terakhir, TUK yang sudah layak dilakukan di Jawa Barat adalah di FK Unpad, FK Unjani dan FK Maranatha. Sehingga jika STIKKU nanti dianggap feasible untuk dijadikan TUK, maka STIKKU merupakan PTS pertama di Jawa Barat dan Banten yang menjadi TUK. Kita memang serius mempersiapkannya dan ini sebagai indikator bahwa visi Terdepan Dalam Mutu tidak ingin hanya sebatas mimpi saja. Sudah tentu hal ini bisa dilakukan berkat dukungan penuh dan komitmen Yayasan yang senantiasa taat terhadap Rencana Induk Pengembangan (RIP) yang telah ditetapkannya“. Prof. Dewi sebagai Ketua YPBHK juga menegaskan bahwa pada akhir tahun ini Yayasan akan berpikir keras bagaimana caranya agar segera mewujudkan visi pengelola yaitu ingin memiliki auditorium dan perumahan bagi dosen tetap. Yayasan sudah bermimpi bahwa kita akan segera memiliki STIKKU Regency untuk perumahan dosen tetap dan Auditorium yang terstandar sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan ilmiah.
Dari lulusan Ners Angkatan ke-2 ini terpilih Nisa Sofia, S.Kep. Ners sebagai lulusan Ners terbaik dari Program A (IPK 3,83) dan Nevi, S.Kep. Ners sebagai lulusan terbaik dari Program B (IPK 3,87). Kedua lulusan ini mendapat penghargaan khusus dari STIKKU.


Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKKU kembali menyelenggarakan Kuliah Pakar dengan tema Manajemen Bencana dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan selama setengah hari di Ruang Seminar STIKKU (Lantai 3) dari pukul 09.00 s.d 13.30 WIB dengan menghadirkan 4 (empat) orang narasumber yaitu Drs. Hidayat (Kepala Badan Daerah Penanggulangan Bencana Kabupaten Kuningan), Dadan Yogaswara, S.KM. M.KM, Hariyani Sulistyoningsih, S.KM. M.KM. dan Jaenudin, S.KM. MPH. Keempat pakar terseburt mengupas tuntas manajemen bencana dari berbagai perspektif bidang ilmu yaitu perspektif kebijakan, pembiayaan kesehatan dan manajemen yankes, kesehatan reproduksi, dan sistem informasi kesehatan.
Acara ini diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa program studi kesehatan masyarakat, kebidanan, keperawatan, baik dari STIKKU maupun dari institusi pendidikan kesehatan lainnya seperti Cirebon, Ciamis, dan Tasikmalaya. Selain itu hadir juga peserta dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan. Sebagai undangan ikut hadir di tengah-tengah peserta Bapak dr. Afif Kosasih, M.Kes sebagai Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Kabupaten Kuningan yang juga mantan Direktur RSUD 45 Kuningan. Acara dibuka oleh Ketua STIKKU Asep Sufyan Ramadhy. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa bencana sebagai kejadian yang tak diharapkan oleh siapapun merupakan suatu keniscayaan. Apalagi kini konsep bencana sudah mengalami perluasan konteks yang tidak hanya meliputi natural disaster atau bencana alam seperti letusan gunung berapi, banjir, longsor, angin topan, tsunami, kebakaran hutan dan wabah penyakit menular – namun juga meliputi bencana akibat konflik sosial seperti di Ambon dan Poso beberapa waktu lalu, atau di Sampang Madura, serta terorisme. Bahkan ke depan yang paling mengkhawatirkan penduduk dunia adalah ancaman bioterorism.

Pencegahan, penanggulangan, dan langkah-langkah rehabilitasi pasca bencana membutuhkan manajemen yang komprehensif dan cepat. Sudah jelas bahwa bencana dapat memberi dampak luas pada persoalan kesehatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bagaimana melakukan proses mitigasi bencana dengan sistem informasi yang akurat terkait manajemen logistik, manajemen pengungsian, manajemen pelayanan kesehatan dan lain sebagainya. Demikian halnya pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar termasuk aspek kesehatan reproduksi yang membutuhkan layanan spesifik dan responsif. Dan yang lebih penting adalah bagaimana membuat suatu konsep pencegahan dan penanggulangan yang berbasis interprofessional approach. Dokter, perawat, bidan, ahli kesehatan lingkungan, ahli gizi, ahli farmasi, dan tenaga kesehatan harus mampu melakukan kerjasama dalam tim yang sinergis dan fokus pada konsep “disaster reduction”. “Apa yang telah dilakukan UKM Paramedis Siaga (PRAGA) STIKKU beberapa waktu lalu dengan melakukan pelatihan Water Rescue di Indramayu dan kemudian melakukan dan mengimplementasikan “stress management” bagi para anak-anak pengungsi korban banjir di Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang Kabupaten Bandung perlu mendapat apresiasi yang tinggi. Kalian telah membiasakan diri kerja dalam tim dan ini merupakan softskill yang sangat dibutuhkan di masa depan“, tegas Ketua STIKKU.
Sebagai tindak lanjut kegiatan ini, STIKKU akan memelopori untuk melakukan kerjasama dengan BDPB Kabupaten Kuningan dalam pencegahan bencana dan sosialisasi tindakan mitigasi bencana alam kepada pelajar SD/SMP/SMA sederajat. Selain itu, kita akan rancang kegiatan simulasi sebagai aktualisasi dari pembelajaran dengan pendekatan “interprofessional education” pada mahasiswa keperawatan, kebidanan, dan kesehatan masyarakat STIKKU dan akan berupaya mengajak siswa SMK Farmasi Bhakti Husada Kuningan. Mudah-mudahan upaya ini semakin mempekokoh citra bahwa STIKKU memang layak disebut sebagai Kampus Inovasi.

Foto bersama Himpunan Mahasiswa Prodi Kesmas STIKKU dan para Narasumber
Pengumuman hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2013-2014 gelombang I yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 31 maret 2013 sebagai berikut :
Program Studi D3 Kebidanan
| No. |
No. Pendaftaran |
Nama |
Keterangan |
| 1 |
BRU.001.13 |
Siti Amien Nurohmah |
Lulus |
| 2 |
BRU.002.13 |
Ica Anisa |
Lulus |
| 3 |
BRU.003.13 |
Maya Siti Umayah |
Lulus |
| 4 |
BRU.004.13 |
Ria Rusmiawati |
Lulus |
| 5 |
BRU.005.13 |
Ika Dwi Mutia |
Lulus |
| 6 |
BRU.006.13 |
Nopi Handayani |
Lulus |
| 7 |
BRU.007.13 |
Nur Maulani |
Lulus |
| 8 |
BRU.008.13 |
Fitri Kusumadewi |
Lulus |
| 9 |
BRU.009.13 |
Latifah Nurdarozah |
Lulus |
| 10 |
BRU.012.13 |
Asis Nurlelasari |
Lulus |
| 11 |
BRU.013.13 |
Siti Sulastri Elis Tiana |
Lulus |
| 12 |
BRU.014.13 |
Pipit Puspita Sari |
Lulus |
| 13 |
BRU.015.13 |
Novita Listia Dewi |
Lulus |
| 14 |
BRU.017.13 |
Ratna Restianingsih |
Lulus |
| 15 |
BRU.018.13 |
Wiwin |
Lulus |
| 16 |
BRU.019.13 |
Yuli Yuliawati |
Lulus |
| 17 |
BRU.020.13 |
Muti |
Lulus |
| 18 |
BRU.021.13 |
Rianasari |
Lulus |
| 19 |
BRU.022.13 |
Aisyah Nur Arifin |
Lulus |
| 20 |
BRU.023.13 |
Anis Kharunnisa |
Lulus |
| 21 |
BRU.024.13 |
Ade Fitrian Mulyati |
Lulus |
| 22 |
BRU.025.13 |
Sindy Cahya Kamila |
Lulus |
| 23 |
BRU.026.13 |
Shelviana Nurlita Sari |
Lulus |
| 24 |
BRU.027.13 |
Mela Amaliawati |
Lulus |
| 25 |
BRU.029.13 |
Tiktik Mulyati |
Lulus |
| 26 |
BRU.030.13 |
Idah Rosidah |
Lulus |
| 27 |
BRU.031.13 |
Lastri Sri Agustiani |
Lulus |
| 28 |
BRU.032.13 |
Eri Rahmayani |
Lulus |
| 29 |
BRU.034.13 |
Meli Yulianti |
Lulus |
| 30 |
BRU.035.13 |
Rabiatul Adawiyah |
Lulus |
| 31 |
BRU.036.13 |
Usi Uswatun Hasanah |
Lulus |
| 32 |
BRU.038.13 |
Maya Siti Nuraidah |
Lulus |
| 33 |
BRU.039.13 |
Yuni Afiatun |
Lulus |
| 34 |
BRU.040.13 |
Dysha Firmannisa |
Lulus |
| 35 |
BRP.001.13 |
Imas Mariska |
Lulus |
| 36 |
BRP.002.13 |
Eli Siti Fatimah |
Lulus |
| 37 |
BRP.004.13 |
Ariska Nurpahla |
Lulus |
| 38 |
BRP.005.13 |
Endah Kartika |
Lulus |
| 39 |
BRP.006.13 |
Lilis Sri Rahayu |
Lulus |
| 40 |
BRP.007.13 |
Devi Apriyanti |
Lulus |
| 41 |
BRP.009.13 |
Siti Julaeha |
Lulus |
| 42 |
BRP.010.13 |
Fajrin Puji Rahayu |
Lulus |
| 43 |
BRP.011.13 |
Nadia Fahrojal Ahmadi |
Lulus |
| 44 |
BRP.012.13 |
Dita Sartika |
Lulus |
| 45 |
BRP.013.13 |
Nuroh |
Lulus |
| 46 |
BRP.014.13 |
Siti Helinah |
Lulus |
| 47 |
BRP.015.13 |
Egga Chandra Nuraini |
Lulus |
| 48 |
BRP.016.13 |
Tita Novia Indah Sari |
Lulus |
| 49 |
BRP.017.13 |
Yuniarti Dewi |
Lulus |
| 50 |
BRP.018.13 |
Cucun Laelatus Sholihah |
Lulus |
| 51 |
BRP.019.13 |
Diana Dita Asmarani |
Lulus |
| 52 |
BRP.020.13 |
Yuni Gustiar |
Lulus |
| 53 |
BRP.023.13 |
Teti Nurbayanti |
Lulus |
| 54 |
BRP.024.13 |
Silvianeu Puspa Triasih |
Lulus |
| 55 |
BRP.026.13 |
Hikmah Asih Nurlaila |
Lulus |
| 56 |
BRP.027.13 |
Reza Nurlaela Sari |
Lulus |
Program Studi S1 Ilmu Keperawatan
| No. |
No. Pendaftaran |
Nama |
Keterangan |
| 1 |
PRU.001.13 |
Rini Oktaviyani |
Lulus |
| 2 |
PRU.002.13 |
Arifah Siti Sadiah |
Lulus Bersyarat |
| 3 |
PRU.003.13 |
Sandi Tri Nugraha |
Lulus |
| 4 |
PRU.004.13 |
Yuni Yualiani |
Lulus |
| 5 |
PRU.005.13 |
Devie Sary Puspa |
Lulus |
| 6 |
PRU.006.13 |
Ipin Edi Aripin |
Lulus |
| 7 |
PRU.007.13 |
Yeni Meliawati |
Lulus |
| 8 |
PRU.008.13 |
Dwi Indah Sulistiawati |
Lulus |
| 9 |
PRU.010.13 |
Arif Hidayat Yaksa Media |
Lulus |
| 10 |
PRU.011.13 |
Novi Sulastri |
Lulus Bersyarat |
| 11 |
PRU.012.13 |
Pupu Purnama Dewi |
Lulus |
| 12 |
PRU.013.13 |
Dewi Aprianti |
Lulus |
| 13 |
PRU.014.13 |
Rana Dwi Putri |
Lulus |
| 14 |
PRU.016.13 |
Dudi |
Lulus |
| 15 |
PRU.017.13 |
Restunika Wijayanti |
Lulus |
| 16 |
PRU.018.13 |
Agus Muhidin |
Lulus |
| 17 |
PRU.019.13 |
Nina Tristianti |
Lulus |
| 18 |
PRU.020.13 |
Andita Dahani |
Lulus |
| 19 |
PRU.021.13 |
Betsy Ovianti Ratandika |
Lulus |
| 20 |
PRU.022.13 |
Agung Petrawibowo Dwibangga |
Lulus |
| 21 |
PRU.023.13 |
Aghisna Cahyadi |
Lulus |
| 22 |
PRU.024.13 |
Adie Muliadi |
Lulus |
| 23 |
PRU.025.13 |
Rikeu Nurwina Sari |
Lulus |
| 24 |
PRU.026.13 |
Nurul aulia |
Lulus |
| 25 |
PRU.027.13 |
Anggi Setiawan |
Lulus |
| 26 |
PRU.028.13 |
Vina Idamatussilmi |
Lulus |
| 27 |
PRU.029.13 |
Indriani |
Lulus |
| 28 |
PRP.001.13 |
M.Navis Febilia Syafia |
Lulus |
| 29 |
PRP.002.13 |
Gilang Ahmad Suryana |
Lulus |
| 30 |
PRP.004.13 |
Vanesa Novalia |
Lulus |
| 31 |
PRP.006.13 |
Lusi Amelia |
Lulus |
| 32 |
PRP.007.13 |
Mela Anggraeni Fitriyah |
Lulus |
| 33 |
PRP.008.13 |
Wulan Sari |
Lulus |
| 34 |
PRP.009.13 |
Hani Maharoyani |
Lulus Bersyarat |
| 35 |
PRP.010.13 |
Sri Yayi Umiyati |
Lulus |
| 36 |
PRP.011.13 |
Miraz Nurdimansyah |
Lulus Bersyarat |
| 37 |
PRP.012.13 |
Novianti Ayu Cahyani |
Lulus |
| 38 |
PRP.013.13 |
Eva Susan Agustin |
Lulus |
| 39 |
PRP.014.13 |
Fredy Nur Alamsyah |
Lulus |
| 40 |
PRP.016.13 |
Lena Yuliati Putri |
Lulus |
| 41 |
PRP.017.13 |
Intan Nurfauziah |
Lulus |
| 42 |
PRP.018.13 |
Riska Setiawaty |
Lulus |
| 43 |
PRP.019.13 |
Deni Asep Andrianto |
Lulus |
| 44 |
PRP.020.13 |
Ayu Dini Islami |
Lulus |
| 45 |
PRP.021.13 |
Dewi Permatasari |
Lulus Bersyarat |
Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat
| No. |
No. Pendaftaran |
Nama |
Keterangan |
| 1 |
KRU.001.13 |
Nurri Agustin |
Lulus |
| 2 |
KRU.002.13 |
Mohammad Gholban Biaonirohman |
Lulus |
| 3 |
KRU.005.13 |
Andiani Nur Utami |
Lulus |
| 4 |
KRU.006.13 |
Aat Dwihayati |
Lulus |
| 5 |
KRU.008.13 |
Hilda Meify Nuryati |
Lulus |
| 6 |
KRU.009.13 |
Ardi |
Lulus |
| 7 |
KRU.010.13 |
Eliya Putri Kartika |
Lulus |
| 8 |
KRP.002.13 |
Kamila Ulfa |
Lulus |
| 9 |
KRP.003.13 |
Eva Sukma Juliana |
Lulus |
| 10 |
KRP.005.13 |
Ajeng Rinjani Suci Rahayu |
Lulus |
| 11 |
KRP.007.13 |
Ihda Zahrotustsany |
Lulus |
| 12 |
KRP.008.13 |
Laila Nurfitriani |
Lulus |
Catatan :
- Untuk calon mahasiswa yang lulus bersyarat harap segera menghubungi Panitia di nomor 0232-875847 / Bu Herlina : 085224543726 / Pa Arya Pranata : 081802396622.
- Herregistrasi dilakukan mulai tanggal 3 April 2013 sampai 30 Mei 2013.