Akademik

Ujian Akhir Semester Ganjil TA 2011/2012: 3 – 7 Januari 2011

Ujian Akhir Semester bagi mahasiswa kebidanan dan Ujian Blok bagi mahasiswa Keperawatan yang melaksanakan KBK akan dilaksanakan mulai tanggal 3 Januari s.d. 7 Januari 2012 yang akan datang, disusul kemudian dengan Uji Kompetensi KDPK bagi mahasiswa kebidanan Semester I, Uji Kompetensi APN, Nifas dan BBL bagi mahasiswa kebidanan semester III, dan Praktik Klinik Keperawatan bagi mahasiswa Semester V, III, dan I. Agenda akademik yang padat ini dilakukan sebagai strategi dari Bagian Akademik STIKKU agar para mahasiswa dapat lulus pada bulan Agustus 2012 yang akan datang, sehingga awal bulan September 2012 sudah bisa dilaksanakan Wisuda.

Pada tahap transisi ini pasti semua pihak merasa padat dan cape, namun justru nanti jika sistem ini sudah berjalan sebagaimana biasanya akan terasa ringan dan kita semua memperoleh dampak lebih banyak jika Wisuda bisa dilaksanakan bulan Agustus atau awal September dalam setiap tahunnya. Bagi mahasiswa kebidanan semester V, setelah pelaksanaan PKK II ini berakhir akan dilanjutkan dengan Bimbingan KTI dan PKK III. Demikian halnya untuk mahasiswa semester VII, maka pada Awal Januari 2012 ini sudah akan dimulai pembimbingan penyusunan Skripsi.


STIKKU Resmi menjadi Anggota AIPTKMI

Foto bersama Pengurus AIPTKMI dengan Anggota AIPTKMI Wilayah DKI Jakarta, Jabar, dan Banten

Sejak tanggal 12 November 2011 dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) resmi diterima sebagai anggota AIPTKMI yang ke-85. Hadir sebagai delegasi STIKKU adalah Asep Sufyan (Ketua STIKKU) yang langsung mengikuti kegiatan Rakernas AIPTKMI di Hotel Maharani Jakarta 12 – 13 November 2011.

Dalam Rakernas AIPTKMI kali ini yang menjadi fokus pembahasan adalah NASKAH AKADEMIK Pendidikan Tinggi Bidang Kesehatan Masyarakat yang merupakan bagian dari proyek HPEQ DIKTI yang pada tanggal 3 – 5 Desember 2011 yang akan datang akan dibahas di Bali. Naskah Akademik ini sudah tentu harus menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi bidang ilmu kesehatan masyarakat (public health).


Yudicium Kelulusan STIKKU Tahun Akademik 2010/2011

Sesuai dengan yang direncanakan, alhamdulillah pada hari Selasa tanggal 4 Oktober 2011 telah dilaksanakan acara Yudicium Kelulusan bagi mahasiswa tingkat akhir baik dari Program Studi S1 Ilmu Keperawatan maupun D-III Kebidanan STIKKU. Kegiatan ini diawali dengan Sidang Internal Dewan Dosen dengan Senat Akademik STIKKU yang berlangsung di ruang Rapat STIKKU pada pukul 13.30 s.d. 14.30 WIB. Sidang ini dihadiri oleh seluruh dosen tetap dari kedua Program Studi dan perwakilan dosen tidak tetap. Sidang Yudicium ini dipimpin langsung oleh Ketua Senat ex officio Ketua STIKes Kuningan Asep Sufyan Ramadhy. Dalam paparannya berdasarkan laporan akademik yang disampaikan Wakil Ketua Bidang Akademik Abdal Rohim menyatakan bahwa dalam forum sidang ini disilakan kepada para dosen saatnya memberikan kesempatan untuk memberikan opininya untuk  mempertimbangkan kelulusan masing-masing mahasiswa.

Read more…


STIKKU akan segera Membuka Program Studi Profesi Ners

Sesuai dengan Rencana Strategis STIKKU Tahun 2010 – 2015, maka pada bulan November/Desember tahun 2010 STIKKU akan segera menyelenggarakan Program Studi Profesi Ners. Seperti diketahui bersama bahwa pendidikan profesional keperawatan terdiri dari 2 tahap, yaitu Tahap Pendidikan Akademik (S1) dan Tahap Pendidikan Profesi (Ners). Kedua tahapan ini merupakan bagian integral-tak terpisahkan, sehingga seorang lulusan pendidikan S1 Keperawatan adalah seorang Ners. Jika seorang mahasiswa hanya menamatkan tahapan akademik saja, maka otomatis yang bersangkutan tidak mungkin dapat melakukan praktik keperawatan profesional, baik bekerja sebagai perawat di pusat pelayanan kesehatan maupun bekerja mandiri sebagai perawat profesional di komunitas.

Mekanisme pengusulan ijin pembukaan Program Profesi Ners di STIKKU akan dilakukan secara kolektif melalui Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) pada minggu ke-4 bulan September ini. Program profesi Ners di STIKKU akan dibuka 2 jalur yaitu bagi mahasiswa program transfer (S.Kep yang berasal dari lulusan D-III Keperawatan) dan program reguler. Pada tahun pertama ini, STIKKU hanya akan menyelenggarakan Program Profesi yang berasal S.Kep Program Transfer. Kurikulumnya sudah mengacu pada Kurikulum Berbasis Kompetensi sesuai dengan rekomendasi AIPNI. Program profesi ini akan berlangsung selama 2 (dua) semester dengan jumlah total sks 36 sks (mengacu pada rekomendasi AIPNI terbaru berdasarkan PP No. 14 Tahun 2010, dimana pendidikan profesional diharuskan minimal 36 sks). Kurikulum tersebut terdiri dari 60% (22 sks) Kurikulum Inti yang merupakan kurikulum yang mencerminkan pencapaian kompetensi utama Ners, 20% Kurikulum Global, dan 20% Kurikulum Institusi sebagai kurikulum penciri sesuai keunggulan yang dipilih Program Studi. Keunggulan yang dipilih STIKKU sampai 5 tahun mendatang adalah Keperawatan Komunitas (Community Nursing) dan Keperawatan Jiwa (Mental Health Nursing).

Di Wilayah III Cirebon sendiri, baru STIKes Indramayu dan STIKes Mahardika Cirebon yeng telah menyelenggarakan Program Profesi. Namun demikian, pilihan untuk mengikuti program profesi itu kini bertambah yaitu di STIKes Kuningan. Melalui visinya untuk Menjadi yang Terdepan Dalam Mutu di Wilayah III Cirebon, Insya Allah Program Studi Profesi Ners di STIKKU juga akan mampu melahirkan Ners yang Profesional dan Berdaya Saing, baik pada tingkat nasional maupun global. Insya Allah…………


Mahasiswa STIKKU Kembali Mendapat Hibah dari Dikti

Mahasiswa STIKes Kuningan (STIKKU) kembali meraih prestasi yang membanggakan. Betapa tidak, setelah pada tahun 2009 yang lalu melalui inisiatif bersama dengan beberapa himpunan mahasiswa keperawatan di wilayah III Cirebon membentuk Asosiasi Profesi Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Keperawatan (I-MAKEP) Wilayah III Cirebon dan berhasil memenangkan hibah kompetisi dari Direktorat Akademik Ditjen Dikti sebesar Rp 33 juta. Pada tahun 2010 ini, I-MAKEP Wilayah III dan Forum Mahasiswa Kebidanan (FORMABID) Wilayah III yang dikoordinasikan oleh HIMAKEP STIKKU dan HIMABID STIKKU berhasil meloloskan 2 (dua) proposalnya dan memenangkan hibah kompetisi PHK-APM untuk yang kedua kalinya. I-MAKEP menerima hibah Rp 21 juta yang akan digunakan untuk kegiatan Temu Ilmiah Mahasiswa Keperawatan se- Jawa Barat Banten dan FORMABID menerima hibah Rp 30 juta yang akan digunakan untuk kegiatan Revitalisasi Kemitraan Bidan-Dukun Paraji dan Pelatihan Prevention Mother To Child HIV Transmission (PMTCT) bagi para mahasiswa calon bidan se-wilayah III Cirebon dan wilayah lain yang berminat.