LAPORAN AKADEMIK DALAM WISUDA V STIKKU

asep_Fotor

LAPORAN AKADEMIK

KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN

DALAM SIDANG SENAT TERBUKA WISUDA V PROGRAM SARJANA DAN DIPLOMA

TAHUN AKADEMIK 2012/2013

Kuningan, 29 Agustus 2013

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarokatuh

Yang saya hormati,

  • Bapak Bupati Kuningan
  • Bapak Koordinator Kopertis Wilayah IV atau yang mewakilinya
  • Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan
  • Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan beserta seluruh jajaran Pengurus, Dewan Pembina dan Pengawas
  • Para Anggota Senat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
  • Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan
  • Para Direktur RSUD di wilayah III Cirebon (Direktur RSUD 45 Kuningan, Direktur RSUD GunungJati Cirebon, RSUD Waled Kabupaten Cirebon, Direktur RSUD Arjawinangun, dan Direktur RSIA Linggajati Kuningan)
  • Para Pimpinan Organisasi Profesi Kesehatan (IDI, IAKMI, IBI, dan PPNI) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten Kuningan
  • Pimpinan Perguruan Tinggi di Wilayah III Cirebon dan di Jawa Barat-Banten yang menjadi mitra kerjasama STIKes Kuningan
  • Para tamu undangan yang tak mungkin disebut satu per satu
  • Para orang tua/wali wisudawan dan seluruh wisudawan yang saya banggakan

Berkat ridha dan iradah Allah SWT, alhamdulillah pada hari ini Kamis tanggal 29 Agustus 2013 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan kembali melaksanakan wisuda yang kelima kalinya 154 orang lulusannya yang terdiri dari 111 orang Ahli Madya Kebidanan, 31 orang Sarjana Keperawatan serta 15 orang Sarjana Kesehatan Masyarakat. Sudah tentu hal ini patut kita syukuri. Shalawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta seluruh keluarga, para sahabat, dan para pengikutnya yang setia sampai akhir jaman. Dalam suasana Idul Fitri 1434 H ini, kami atas nama sivitas akademika STIKKU mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, disertai doa taqabbalallaahu minnaa wa minkum, taqabbal yaa kariim. Mohon maaf lahir dan batin.

Dengan  bertambahnya jumlah alumni ini, Insya Allah akan berkontribusi positif baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Karena hampir 63% lulusan berasal dari Kabupaten Kuningan, sudah barang tentu akan berkorelasi positif dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Kuningan, khususnya pada Indeks Pendidikan dan Indeks Kesehatan.

Hadirin yang berbahagia,

Atas nama pimpinan STIKKU, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menempuh studi selama 3 – 4 tahun dan mungkin ada beberapa di antara kalian yang lebih dari masa studi minimal yang telah ditentukan. Sudah tentu perjuangan kalian merupakan perjuangan hebat karena bagi siapapun “belajar” merupakan “zona ketidaknyamanan”. Namun saya harus ingatkan bahwa ketika Saudara dinyatakan lulus dalam sidang yudicium beberapa waktu lalu, sesaat mungkin ada perasaan bahagia atas kelulusan tersebut, namun sesungguhnya kalian sedang dan akan memasuki zona ketidaknyamanan baru yang jauh lebih kompleks lagi yaitu dunia kerja.

Prosesi wisuda yang disimbolisasikan dengan pemindahan tali toga dari kiri ke kanan sesungguhnya sarat makna simbolis sebagai dasar untuk meniti karir di dunia kerja. Bahwa selama Saudara belajar di kampus ‘bisa jadi’ cara berpikir kita didominasi oleh otak kiri yang lebih menekankan fungsi-fungsi logika, analitis, serta teoritis dan konseptual atau dengan perkataan lain tekstual. Sementara dunia kerja justru lebih membutuhkan kreatifitas, fleksibilitas, dan inovasi yang bahan dasarnya adalah imajinasi kreatif yang itu menurut teori Thomas Browne merupakan cara kerja otak kanan. Dengan perkataan lain otak kanan lebih menekankan kontekstualitas. Bahkan menurut ahli neurosains Daniel Pink menyebutkan bahwa era masa depan adalah era otak kanan yang ditandai dengan dua hal yaitu disamping high concept, namun juga harus high touch. Karena itu, wisuda seharusnya dijadikan sebagai momentum transformasi diri dari yang biasanya kaku menjadi lebih fleksibel, dari tekstual menjadi kontekstual. Dengan berbekal kreatifitas inilah justru diharapkan Saudara bisa menjadi entrepreneur-entrepreneur muda masa depan yang bisa mentransformasikan berbagai gagasan kreatif untuk membangun Indonesia kita dengan berbagai cara dan pendekatan baru.

Sebagai tenaga kesehatan yang baru lulus sudah pasti akan dihadapkan pada permasalahan-permasalahan klasik yaitu sindrom kurang percaya diri dengan kompetensi yang dimiliki, keterampilan beradaptasi untuk bekerja dalam tim dan kolaboratif, serta komunikasi interpersonal yang kaku karena belum terbiasa. Untuk itu, dalam forum ini saya ingin memberi apresiasi kepada salah satu alumni STIKKU tahun 2011 Titik Heryanti yang kini menjadi karyawan di RS Pusat Pertamina Jakarta setelah yang bersangkutan beberapa kali pindah kerja di RS-RS Berstandar Internasional di Jakarta yang pada beberapa minggu lalu datang ke kampus untuk memberi motivasi kepada calon lulusan tentang kiat menghadapi dunia kerja. Dengan pengalamannya bahkan kini ia telah diangkat sebagai supervisor di RS Ibu dan Anak di wilayah Tangerang Selatan padahal hanya berbekal gelar akademik Ahli Madya Kebidanan. Dengan softskill-nya Titik telah melewati fase-fase karir yang menurut saya cukup mengagumkan. Betapa tidak di usia yang masih sangat belia, ia sudah pernah menjadi koordintor klinik PMTCT HIV-AIDS, asisten dokter ahli kebidanan-kandungan di ruang operasi, asisten dokter ahli anestesi, mengikuti pelatihan manajemen NICU-PICU dan kemudian menjadi perawat pelaksana di sana, dan masih banyak lagi.

Demikian halnya Ners.Tirta Pratama, S.Kep. alumni Ners STIKKU Angkatan I yang kini sudah berstatus PNS di RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta. Di sela-sela kesibukannya sebagai perawat pelaksana di Unit Gawat Darurat RSCM, ia masih mampu menjalankan fungsi-fungsi manajerialnya sebagai owner dari beberapa unit usaha sampingannya dan menjadi bagian dari penggagas Forum Nerspreneurship, Rumah Perawatan Luka, dan sekarang sedang menggarap bisnis media Indonesian Creative Nurse. Sudah tentu inovasi-inovasi ini dapat membuka peluang kerja baru bagi Demikian halnya Zaid Prakoso alumni perawat yang kini sudah lolos tes BNP2TKI untuk berangkat ke Jepang akhir tahun ini juga merupakan profil alumni yang patut diberi apresiasi atas keberaniannya untuk mengembangkan karir di negeri orang. Sebenarnya masih banyak alumni lain yang sudah sukses dengan karirnya masing-masing, namun karena komunikasi yang kurang intensif akhirnya rekam jejak perjalanan karir mereka tak mampu kami rekam secara utuh. Dengan tiga profil alumni ini, saya yakin bahwa dari wisudawan yang hadir saat ini, juga kelak akan lahir entrepreneur baru yang tak kalah hebatnya. Saya optimis bahwa sebagai alumni STIKKU, Saudara akan mampu menjaga nama baik almamater dimanapun Saudara berada dengan rekam jejak prestasi kerja masing-masing. Aaamiiin.

Hadirin yang berbahagia,

Satu kata kunci dari kesuksesan mereka adalah kemauan untuk belajar. Belajar untuk mengetahui sesuatu, melakukan sesuatu, menjadi sesuatu, dan belajar untuk hidup bersama orang lain. Sebagai lulusan baru, hendaknya Saudara terus belajar mengembangkan diri dan belajar memperbaiki diri terus-menerus. Insya Allah dengan spirit long life learning atau belajar sepanjang hayat ini, Saudara akan tetap survive dalam turbulensi perubahan yang serba tidak menentu ini. Jangan terlalu mengkhawatirkan masa depan, yakinlah bahwa masing-masing di antara kita sudah ditetapkan rezekinya masing-masing oleh Sang Pemberi Rezeki dan Sang Maha Kaya. Cukuplah Allah kita jadikan sebagai penolong kita, di saat kita senang ataupun susah

Dalam usianya menjelang 7 tahun pada 22 Desember 2013 yang akan datang, STIKKU sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi kesehatan di Jawa Barat telah menunjukkan jati dirinya sesuai visinya yaitu Menjadi Pusat Pengembangan Inovasi Pendidikan Kesehatan dan Terdepan dalam Mutu Tahun 2015. Sebagai “Kampus Inovasi” sudah tentu sivitas akademika STIKKU dituntut senantiasa responsif terhadap berbagai perubahan. Alhamdulillah berkat dukungan penuh dari Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan sebagai badan hukum penyelenggara STIKKU, banyak prestasi yang telah diraih. Beberapa capaian kinerja manajemen yang bisa saya laporkan adalah bahwa STIKKU termasuk satu-satunya PTS Kesehatan yang lolos seleksi BIMTEK Kerjasama Luar Negeri yang pada beberapa waktu lalu telah dilakukan pendekatan kerjasama dengan universitas di Selandia Baru dan Inggris. Insya Allah pada akhir tahun 2013 ini akan segera ditindaklanjuti. Demikian halnya dalam kinerja penelitian, STIKKU juga masuk sebagai salah satu dari 48 PTS yang dilakukan audit kinerja penelitiannya oleh Dikti untuk 3 tahun terakhir se-Indonesia. Kabar yang menggembirakan juga datang dari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Sebagai prodi yang masih beroperasional hampir 2 tahun, 3 dosen tetapnya berhasil lolos seleksi abstrak untuk presentasi dalam International Seminar on Social Determinant of Health di Bali yang berlangsung hari ini.

Dalam waktu dekat tim HPEQ Dikti juga akan melakukan visitasi terhadap kelayakan Laboratorium Komputer STIKKU untuk dijadikan sebagai salah satu CBT (Computer-Based Test) Center di Jawa Barat. Saat ini CBT Center baru dimiliki oleh 3 fakultas kedokteran di Jawa Barat yaitu UNPAD, UNJANI dan Maranatha. Insya Allah dengan komitmen semua pihak, CBT Center STIKKU juga akan menjadi CBT Center yang dimiliki oleh PTS Kesehatan di Jawa Barat.

Insya Allah ke depan STIKKU akan tetap berkomitmen untuk senantiasa terus memperbaiki diri dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.

Hadirin yang berbahagia,

Dalam kesempatan ini saya juga ingin melaporkan bahwa dalam Wisuda ke-5 ini ada beberapa indikator kinerja akademik yang perlu diapresiasi. Di antaranya jumlah wisudawan yang berpredikat cum laude meningkat dari tahun 2012 yang lalu dalam setiap program studinya. Selain itu, capaian kompetensi mahasiswa dan kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik juga terus meningkat seiring dengan penambahan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, peningkatan kompetensi dosen, dan implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Penyelenggaraan beberapa Kuliah Pakar dari beberapa PTN di Indonesia dan seminar juga telah berkontribusi pada peningkatan kreativitas mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Partisipasi mahasiswa STIKKU dalam lomba-lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional juga meningkat terus, termasuk keikutsertaannya dalam Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti. Kondisi ini merupakan akumulasi dari berbagai upaya sistemik dalam rangka perwujudan suasana akademis yang kondusif.

Hadirin yang saya hormati,

Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IV yang telah memberikan pengawasan, pembinaan dan pengendaliannya sehingga STIKKU dapat mempraktikkan penjaminan mutu internal dengan baik. Demikian halnya untuk beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik dan Bantuan Belajar Mahasiswa yang telah diberikan kepada mahasiswa kami selama ini. Selain itu, Alhamdulillah STIKKU juga terus dipercaya Ditjen Dikti menerima hibah PHP PTS 3 tahun berturut-turut.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang telah memberikan beasiswa pendidikan kepada 25 orang mahasiswa STIKKU senilai 120 juta rupiah sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility-nya. Insya Allah beasiswa pendidikan tersebut akan mampu mendongkrak motivasi belajar para mahasiswa STIKKU untuk lebih berprestasi lagi di masa-masa yang akan datang.

Demikian halnya juga kami haturkan terima kasih kepada Bank Danamon yang telah memberikan dana hibah penelitian tentang Pasar Sehat di Majalengka kepada Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Lembaga Penelitian STIKKU. Kepada PT DKT Andalan Indonesia juga kami ucapkan terima kasih yang telah memberikan dukungan finansial dan material untuk beberapa kegiatan pengabdian masyarakat Program Studi Kebidanan.

Beberapa hasil kerjasama yang membanggakan juga dapat saya sampaikan bahwa hasil kerjasama dengan PT Bina Mandiri ASEAN telah menempatkan 1 (satu) orang perawat alumni STIKKU berhasil lolos seleksi untuk berangkat ke Jepang tahun ini. Demikian halnya  kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan, dimana telah dilakukan pemeriksaan urin sebagai deteksi NAPZA pada 240 orang mahasiswa STIKKU dan Alhamdulillah tak ada satu pun mahasiswa STIKKU yang terlibat penyalahgunaan NAPZA sehingga pada tahun 2012 kemarin BNN memberikan Sertifikat Kampus Bebas NARKOBA kepada STIKKU. BNN juga telah melatih sekitar 20 orang Duta Anti Narkoba dari mahasiswa STIKKU yang berperan dalam pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NARKOBA di kalangan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Kuningan.

Demikian halnya kepada Bapak Gubernur Jawa Barat dan Bupati Kuningan yang telah memberikan dukungan moral dan material dalam bentuk pemberian beasiswa satu siklus pendidikan bidan beberapa waktu yang lalu, yang sangat bermanfaat bagi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di Jawa Barat dengan harapan dapat berkontribusi pada penurunan kematian ibu dan bayi di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Insya Allah, STIKKU pun akan membalasnya dengan ukiran prestasi kelembagaan baik di tingkat nasional maupun global yang mengharumkan nama baik Kuningan dan Jawa Barat di masa-masa yang akan datang.

Terakhir, kami ucapkan terima kasih kepada orang tua kami di Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan yang dengan kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja kerasnya mampu menuntaskan pembangunan kampus STIKKU pada akhir tahun 2012 yang lalu sesuai janji dan komitmennya. Insya Allah, selepas kebijakan moratorium pembukaan prodi baru dicabut pada Agustus 2014 yang akan datang, STIKKU pun akan segera mengusulkan pembukaan prodi baru lainnya termasuk kemungkinan STIKKU untuk ingin segera membuka Program Pascasarjana (S2) Ilmu Kesehatan Masyarakat. Sudah tentu masih ada waktu untuk mempersiapkan sarana maupun sumber daya manusianya sehingga dalam 1 tahun ke depan, sinergitas Yayasan dengan pengelola harus terus ditingkatkan dalam upaya pengembangan STIKKU.

Hadirin yang berbahagia,

Mengakhiri laporan ini sekali lagi kami ingin mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak kepada STIKKU, khususnya kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan serta karyawan di STIKKU yang telah bekerja sebagai tim yang cerdas, sehingga dalam usia menjelang 7 tahun ini terus mengalami kemajuan, perbaikan, dan peningkatan dalam berbagai hal. Di sisi lain, kami pun menyadari masih banyak kekurangan yang kami miliki dan pada kesempatan yang baik ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Demkian laporan akademik ini saya sampaikan, dengan harapan semoga Allah SWT terus memudahkan segala usaha kita, terus melimpahkan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, dan meridhoi segala langkah kita. Aaamiiin Yaa Mujiibassaailiin.

Kuningan, 28 Agustus 2013

Ketua

 

Asep Sufyan Ramadhy

NIK: 730917.200701.001

Leave a Reply

Categories

Silahkan masukan email anda !

Join 3 other subscribers

Statistik Web
  • 53253Total visitors:
  • 179Visitors today:
  • 240Visitors yesterday:
  • 1617Visitors last week:
  • 3738Visitors per month:
  • 205Visitors per day:
  • 2Visitors currently online: