Tomi Mustofa Terpilih sebagai Presiden Baru BEM STIKKU 2012-2013
Setelah melalui prosesi pemilihan umum yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Kuningan (STIKKU), Sabtu akhir pekan kemarin (16/6), akhirnya Tomi Mustopa terpilih menjadi Ketua BEM STIKKU periode 2012-2013. Tomi tidak sendiri, dia berpasangan dengan Ayiep Syaripudin Nur sebagai Wakil Presiden. Berdasarkan penghitungan suara secara langsung, pasangan Tomi-Ayiep tercatat mengantongi suara 65 persen suara dari lawannya pasangan Hasan-Arip yang hanya mengantongi 32 persen suara. Jumlah mahasiswa STIKKU secara keseluruhan mencapai 500 lebih. Selebihnya sebesar 3 persen berada dalam golput (golongan putih) dari seluruh mahasiswa yang mengikuti nyontreng. Sebagian kecil mahasiswa sedang melakukan praktek lapangan, maka jumlah mahasiswa yang berhak melakukan pencontrengan yaitu hanya 350 pemilih (mahasiswa).
Kepada Kuningan News, Senin (18/6), Sang Presiden baru BEM STIKKU, Tomi Mustopa, mengatakan, dirinya merasa sangat bersyukur atas terpilihnya menjadi presiden bersama pasangan. Hal tersebut merupakan amanat yang tidak untuk main-main belaka. “Kami akan menjaga kepercayaan dari kawan-kawan dengan niat dan tekad yang bulat untuk bekerja maksimal demi membangun BEM STIKKU yang berkualitas dan berdaya saing sesuai dengan jargon ‘Bersatu untuk Maju’,” katanya. Sementara, Ayiep selaku Wakil Presiden menuturkan, menjadi Wakil Presiden BEM STIKKU merupakan tugas yang sangat berat, mengingat hal itu menyangkut tanggungjawab yang sangat besar. “Kami akan optimalkan kinerja sebagai pimpinan mahasiswa. Kami berniat akan membangun solidaritas mahasiswa dan membangun komunikasi kepada semua komponen mahasiswa, baik di lembaga ataupun luar lembaga kampus,” tuturnya.
Setelah terpilih menjadi Presiden BEM, sebanyak 25 Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) dilantik di ruang seminar STIKKU, Kamis (5/7). Acara pelantikan bertajuk membangun integritas dan sinergitas mahasiswa demi mewujudkan BEM STIKKU yang berkualiatas ini dihadiri oleh dosen STIKKU, perwakilan dari oraganisasi kemahasiswaan, diantaranya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Ketua panitia pelantikan, Nurlaely Fauziah dalam sambutanya mengatakan, dengan dilantiknya 25 pengurus BEM yang berasal dari prodi kebidanan dan keperawatan, pihaknya berharap hal ini bisa menjadi awal silaturahim baik dikalangan organisasi mahasiswa STIKKU maupun luar STIKKU baik BEM, IMM, HMI ataupun PMII dalam meningkatkan kualitas mahasiswa. “Semoga Tupoksi yang sudah disusun dapat dilaksanakan dengan baik di kepengurusan BEM kabinet bersatu untuk maju ini,” katanya. Sementara Presiden BEM yang baru dilantik, Tomi Mustopa dalam sambutanya mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih kepada sahabat-sahabat mahasiswa STIKKU yang telah memberikan kepercayaan yang sangat besar kepada dirinya untuk menjadi ketua BEM STIKKU.
“Saya bertekad untuk menjalankan amanah yang besar ini dengan baik, karena menjalankan amanah adalah suatu kewajiban,” ungkapnya. Senada, dosen yang mewakili Ketua STIKKU, Dedy Rachman, M.Kep dalam sambutanya berpesan, dirinya berharap ke depan jangan terjadi kevakuman organisasi pasca pelantikan ini. Semoga kepengurusan BEM STIKKU saat ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik. “Pesan saya adalah sukses belajar, sukses berorganisasi dan sukses berkarir,” pungkasnya.




